Oleh: kukuhku | November 11, 2008

Kemesraan itu ku bangun kembali

Banyak orang menjalin hubungan dengan berbagai motif dan karakter yang dibawa olehnya, hubungan dapat berjalan jika terjadi kesatuan sikap diantara kedua orang yang menjalin hubungan tersebut.Kenal dengan orang lain itu sangatlah mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama, tinggal kamu memperkenalkan diri kamu, nama kamu, alamatmu, sekolah dimana bagi yang masih bersekolah atau bagi yang sudah kerja, kerja dimana, itu baru tahap awal atau pembuka menuju gerbang-gerbang hubungan yang lainnya, bisa rekanan bisnis, bisa hubungan pertemanan, atau malah hubungan percintaan. Wah kalau yang terakhir itu aku bukan ahlinya buktinya aku belum pernah merasakan hubungan percintaan yang selama ini digembar-gemborkan orang begitu indah sampai ada pepatah “gula jawa rasa coklat” sampai didramatisir dengan syair-syair lagu yang romantis sebagai bumbu dalam hubungan percintaan,sampai bumbunya terlalu banyak malah jadi mabuk, mabuk sebelum minum heee….artinya untuk kenal dengan seseoran itu perkara yang gampang, tapi saling memahami dan mengerti itu yang paling susah, susah perkataan itu yang selalu aku garis bawahi, sampai pada titik bahwa apakah itu berarti tidak bisa?bisa itulah jawaban yang aku cari selama ini, bagaimana caranya?aku ingat sebuah kata entah dari mana aku sudah lupa, kurang lebih bunyinya seperti ini “jika kau tersesat dan bimbang maka kembalilah” ya jambuk itu bertambah lagi sebagai doronganku dalam memaknai realitas.
Ku titi lagi hubungan yang selama ini aku anggap sebagai hubungan persahabatan dengan seseorang. Pengalamanku mengatakan bahwa hubungan percintaan  atau hubungan kemesraan dalam istilahku, untuk membedakan dan mempermudah saja,selalu saja penuh dengan kemabuk kepayangan sampai-sampai karena enggak mabuk-mabuk malah kena kepayangnya  haaaahaaaaaa.
Kenapa hubugan itu ku titi lagi itu mungkin pertanyaan yang harus dijawab?ya mungkin karena faktor usia kali heee….heee…..aku sudah menginjak usia 27 malah mendekati 28 tahun, di usia aku yang sudah umur sebagai istilah yang sering dipakai sebagai penanda bahwa pada usia-usia itu antara 25 sampai 30 tahun merupakan usia yang disarankan untuk menjalin hubungan tidak hanya percintaan atau pacaran bahasa anak muda jaman sekarang, tapi usia yang matang untuk berinjak ke fase berikutnya yaitu fase Menikah. Ah Menikah lagi kata temanku dengan menarik napas panjang menandakan  bahwa masih ada fase lagi yang harus dilalui,tenangke pikirmu jawabku dengan nada rendah biar kata-kata itu merasuk sampai ketulang-tulang, walau ku tahu kata-kata itu memang klise, tapi menurutku tergantung dengan siapa dan waktunya setiap kata dan intonasi dalam menekankan setiap makna dapat menjadi penawar hati.
Kembali ke laptop kata tukul arwana dalam setiap sesi acara televisi yang menyedot jutaan mata orang indonesia, sebagai penanda agar tema pembicaraan tidak kemana-mana. Kenapa aku menekankan kemesraan dalam setiap hubungan yang menyangkut masalah rasa, karena belajar dari pengalaman dan impianku membangun keluarga yang sangat familier dan saling terbuka dan yang penting adalah keluarga yang saling menguatkan dikala kita lemah dan menyejukkan dikala kita panas. Semua itu belum pernah aku dapatkan atau bahkan tidak pernah aku rasakan dalam kehidupanku,kapan aku menangis mungkin itu sebagai penanda apakah aku masih punya hati, kalau aku ini memang masih punya hati yaitu waktu ibuku menelepon 2 bulan yang lalu karena memang aku jarang pulang pada 2 bulan yang lalu, walau awalnya yang pertama meneleponku adalah ayahku berhubung hubunganku dengan ayahku dan komunikasi yang dibangun agak kecowokakan banget dengan sikapnya yang selalu menuntut tanggung jawab yang diamanahkan kepadaku dan dengan bahasa-bahasa yang kadang kala memang memekakkan telinga bagi orang yang belum terbiasa mendengarnya, meskipun sebenarnya kata-kata itu seperti orang tua pada umumnya tapi mungkin karena intonasi suaranya yang agak tinggi itulah yang menghujam deras sampai sisi kelakianku tergoncang.Dengan nada serak dan agak terbata-bata ibuku menanyakan kabarku, ya mungkin karena sisi keibuan itulah aku terhenyat dan terdiam meskipun waktu ayahku telp aku selalu membela diri dan tidak benar semua apa yang sudah terjadi adalah salahku.Dengan suara ibu yang pelan dan sedikit terhisak itu akupun tidak tega dan akupun berucap akan ku usahakan semampuku jawabku.
Ternyata aku juga masih punya hati,jika tersesat maka kembalilah kata-kata itu yang mulai aku lakukan dalam setiap hubungannku dengannya.

To Be Continued

Oleh: kukuhku | September 26, 2008

Kompos Jerami: Mudah, Murah, & Cepat

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Tanah menemukan bahwa kandungan bahan organik di sebagian besar sawah di P Jawa menurun hingga 1% saja. Padahal kandungan bahan organik yang ideal adalah sekitar 5%. Kondisi miskin bahan organik ini menimbulkan banyak masalah, antara lain: efisiensi pupuk yang rendah, aktivitas mikroba tanah yang rendah, dan struktur tanah yang kurang baik. Akibatnya produksi padi cenderung turun dan kebutuhan pupuk terus meningkat. Solusi mengatasi permasalah ini adalah dengan menambahkan bahan organik/kompos ke lahan-lahan sawah. Kompos harus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula.


Link VCD Pengomosan Jerami

Pengomposan Jerami Bagian 1


Dari Tanah Kembali ke Tanah

Padi atau tanaman menyerap unsur hara dari dalam tanah. Dengan bantuan energi dari sinar matahari, hara dari dalam tanah ditambah dengan CO2 dari udara ini diubah menjadi senyawa komplek untuk membentuk batang, daun, dan bulir-bulir padi/beras. Padi/beras akan dipanen dan dibawa ke tempat lain, sedangkan jerami sisa-sisa panen umumnya dibakar.

Proses ini berlangsung lama. Unsur hara dan bahan organik tanah semakin lama akan semakin habis. Selama ini unsur hara lebih banyak dipenuhi dengan menambahkan pupuk-pupuk kimia anorganik. Bahan-bahan organik yang ada di dalam tanah tidak mendapat perhatian dan kandungannya di dalam tanah semakin menipis.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 1. Jerami dari sisa panen padi

Jerami yang dihasilkan dari sisa-sisa panen sebaiknya jangan dibakar, tetapi diolah menjadi kompos dan dikembalikan lagi ke tanah. Kompos jerami ini secara bertahap dapat menambah kandungan bahan organik tanah, dan lambat laun akan mengembalikan kesuburan tanah.

jerami dari sisa panen padi
jerami dari sisa panen padi
Gambar 2. Seresah dan sisa-sisa daun dapat juga dibuat kompos
Kompos selain dibuat dari jerami dapat juga dibuat dari seresah atau sisa-sisa tanaman lain. Rumput-rumputan, sisa-sisa daun dan batang pisang, atan daun-daun tanaman dapat juga dibuat kompos. Pada prinsipnya semua limbah organik dapat dijadikan kompos.

Batang kayu, bamboo, ranting-ranting pohon, atau tulang juga termasuk bahan organik tetapi sebaiknya tidak ikut dikomposkan dengan jerami. Limbah-limbah ini termasuk limbah organik keras. Meskinpun dapat juga dibuat kompos, namun bahan-bahan ini memerlukan waktu yang lama untuk terdekomposisi.

Waktu Pengomposan

Waktu pengomposan sebaiknya segera setelah panen, yaitu waktu pada saat penyiapan bibit padi hingga sebelum penanaman bibit. Pada saat penyiapan bibit, kompos jerami juga disiapkan. Setelah kompos matang dalam waktu kira-kira satu bulan, kompos bisa segera disebarkan di petak sawah bersamaan dengan pengolahan tanah.

Keunggulan Cara Ini

Mudah. Cara pembuatannya sangat mudah sekali. Semua bahan bisa diperoleh di tempat. Hanya PROMI yang perlu dipesan dulu. Cara ini juga tanpa pencacahan, jadi tidak perlu mesin pencacah atau parang.
Murah. Biaya pembuatannya sangat murah. Bahan-bahan dan alat pendukung lainnya pun bisa menggunakan bahan lain yang lebih murah, jika ada.
Manfaat. Kompos ini tiak diragukan lagi memiliki banyak manfaat. Insya Allah.

Lokasi Pengomposan

Lokasi pengomposan dilakukan di petak sawah yang akan diaplikasi atau dipetak dimana jerami tersebut dipanen. Lokasi sebaiknya dipilih dekat dengan sumber air, karena pembuatan kompos membutuhkan banyak air. Lokasi juga dipikirkan untuk kemudahan saat aplikasi. Jika petak sawah cukup luas, sebaiknya dibuat di beberapa tempat yang terpisah.

Peralatan yang Dibutuhkan

Peralatan yang dibutukan antara lain:
1. Sabit/parang
2. Cetakan yang dibuat dari bambo. Cetakan ini dibuat seperti pagar yang terdiri dari 4 bagian. Dua bagian berukuran 2 x 1 m dan dua bagian yang lain berukuran 1 x 1 m.
3. Ember/bak untuk tempat air.
4. Air yang cukup untuk membasahi jerami.
5. Aktivator pengomposan (Acticomp atau Promi).
6. Ember untuk menyiramkan aktivator.
7. Tali.
8. Plastik penutup. Plastik ini bisa dibuat dari plastik mulsa berwarna hitam (ukuran leber 1 m) yang dibelah sehingga lebernya menjadi 2 m.

Tahapan Pembuatan Kompos Jerami

1. Siapkan bak dan air. Masukkan air ke dalam bak. Kemudian larutkan aktivator sesuai dosis yang diperlukan ke dalam bak air. Aduk hingga aktivator tercampur merata.
jerami dari sisa panen padi
Gambar 3. Menyiapkan air untuk pengomposan jerami.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 4. Aktivator dimasukkan ke dalam bak air sesuai dosis yang diperlukan.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 5. Aduk aktivator hingga tercampur merata.
2. Siapkan cetakan dari bambo. Pasang cetakan tersebut. Sesuaikan ukuran cetakan dengan jerami dan seresah yang tersedia. Apabila jerami cukup banyak cetakan dapat berukuran 2 x 1 x 1 m. Namun bila jerami sedikit cetakan bisa dibuat lebih kecil dari ukuran tersebut.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 6. Siapakan cetakan kompos yang dibuat dari bambu.

3. Masukkan satu lapis jermai ke dalam cetakan. Jika tersedia dapat dimasukkan pula kotoran ternak. Jerami atau seresah yang berukuran besar dipotong-potong terlebih dahulu dengan parang.
jerami dari sisa panen padi
Gambar 7. Masukkan jerami dan bahan-bahan lain lapis demi lapis ke dalam cetakan kompos.

4. Siramkan aktivator yang telah disiapkan merata dipermukaan jerami.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 8. Setiap lapis tumpukan disiram dengan aktivator secukupnya.

5. Injak-injak agar jerami padat.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 9. Setiap lampis tumpukan jerami diinjak-injak agar padat.

6. Tambahkan lagi satu lapis jerami/sereah.
7. Siramkan kembali aktivator ke tumpukan jerami tersebut dan jangan lupa injak-injak agar tumpukan menjadi padat.
8. Ulangi langkah-langkah diatas hingga cetakan penuh atau seluruh jerami/seresah telah dimasukkan ke dalam cetakan.
9. Setelah cetakan penuh, buka tali pengikatnya dan lepaskan cetakannya.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 10. Tumupkan jerami yang siap ditutup dengan plastic.

10. Tutup tumpukan jerami tersebut dengan plastic yang telah disiapkan.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 11. Tumpukan jerami ditutup dengan plastic.

11. Ikat plastic dengan tali plastic agar tidak mudah lepas.
12. Kalau perlu bagian atas jerami diberi batu atau pemberat lain agar plastic tidak tebuka karena angin.
13. Lakukan pengamatan suhu, penyusutan volume, dan perubahan warna tumpukan jerami.
14. Inkubasi/fermentasi tumpukan jerami tersebut hingga kurang lebih satu bulan.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 12. Tumpukan diinkubasi selama satu bulan.

Pengamatan Selama Fermentasi

Selama masa fermentasi akan terjadi proses pelapukan dan penguraian jerami menjadi kompos. Selama waktu fermentasi ini akan terjadi perubahan fisik dan kimiawi jerami. Proses pelapukan ini dapat diamati secara visual antara lain dengan peningkatan suhu, penurunan volume tumpukan jerami, dan perubahan warna.

Suhu tumpukan jerami akan meningkat dengan cepat sehari/dua hari setelah inkubasi. Suhu akan terus meningkat selama beberapa minggu dan suhunya dapat mencapai 65-70 oC. Pada saat suhu meningkat, mikroba akan dengan giat melakukan penguraian/dekomposisi jerami. Akibat penguraian jerami, volume tumpukan jerami akan menyusut. Penyusutan ini dapat mencapai 50% dari volume semula. Sejalan dengan itu wana jerami juga akan berubah menjadi coklat kehitam-hitaman.
jerami dari sisa panen padi
Gambar 13. Tumpukan jerami akan mengalami penyusutan selama masa fermentasi.

Mengatasi Masalah yang Terjadi Selama Fermentasi

Jika setelah dua atau tiga hari tidak terjadi peningkatan suhu, atau tidak terjadi penyusutan volume selama proses fermentasi kemungkinan proses penguraian mengalami hambatan. Proses penguraian berjalan lambat atau bahkan tidak berlangsung sama sekali. Jika hal ini terjadi maka diperlukan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan ini.

Buka plastic penutup. bongkar dan amati tumpukan jerami tersebut. Apakah tumpukan tersebut kering atau ada bagian-bagian yang kering? Apakah tumpukan jerami tersebut terlalu basah? Apakah muncul bau yang kurang sedap? Apakah tumpukan jerami tersebut dingin atau panas?

Apabila tumpukan jerami kering, tambahkan air secukupnya. Kalo perlu lakukan pembalikan. Apabila jerami terlalu basah dan muncul bau tidak sedap, lakukan pembalikan dan jika perlu tambahkan bilah-bilah bambo yang diberi lubang untuk menambah aerasi.

jerami dari sisa panen padijerami dari sisa panen padi
Gambar 14. Jerami yang kering dan tidak merata kandungan airnya.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 15. Tumpukan jerami dibalik dan disiram air agar proses penguraian dapat berjalan seperti yang diinginkan.

Panen dan Aplikasi Kompos Jerami

jerami dari sisa panen padijerami dari sisa panen padi
Gambar 16. Kompos jerami yang sudah jadi: warna coklat kehitaman, lunak dan volumenya menyusut.

Kompos yang telah cukup matang ditandai dengan adanya perubahan fisik jerami. Perubahan itu antara lain:

  • Jerami berwarna coklat kehitam-hitaman,
  • lunak dan mudah dihancurkan,
  • suhu tumpukan sudah mendekati suhu awal pengomposan,
  • tidak berbau menyengat, dan
  • volume menyusut hingga setengahnya.

Kompos jerami yang sudah memiliki ciri-ciri demikian berarti sudah cukup matang dan siap diaplikasikan ke sawah. Kompos jerami diaplikasikan di tempat di mana jerami tersebut diambil.

jerami dari sisa panen padi
Gambar 17. Padi yang dipupuk dengan kompos jerami tumbuh lebih subur.

Oleh: kukuhku | September 26, 2008

Semua memang harus diawali

Kata-kata itu yang beberapa hari ini selalu menusukku untuk bangkit dari tidur panjangku,

Oleh: kukuhku | September 26, 2008

Download Peta Mudik 2008

Kali ini Anda bisa mendownload peta mudik 2008, tidak cuma iklan doang!

TempoInteraktif.com, situs berita yang belum berapa lama melakukan redesigning itu, menerbitkan Peta Mudik 2008 versi digital. Ini bukan sekedar peta yang discan dan diupload ke server. Bukan, bukan seperti itu. Peta Mudik 2008 bikinan TempoInteraktif.com bisa didownload untuk dimasukkan ke dalam laptop atau komputer Anda.

Silakan Anda langsung saja mengakses alamat berikut ini:

http://www.tempointeraktif.com/lebaran/peta/

Peta ini dilengkapi dengan legenda jalur alternatif, jalanan yang kondisinya rusak, tempat-tempat wisata, SPBU, dan tempat makan. Disediakan pula shortcut yang akan memandu Anda jika akan pulang mudik ke berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Denpasar.

Di daerah Sukamandi, Jawa Barat, misalnya, peta ini menunjukkan ada sebuah warung makan bernama Warung Ayam Goreng Jenggelek Melek, warung depan pasar Sukamandi yang menyediakan ayam kampung goreng lengkap dengan lalapan jengkol, petai, terong, sampai kacang panjang. Duh, enak kali ya…

Tentang jalanan yang rawan kecelakaan, misalnya, peta ini memberikan icon tanda seru (!) yang jika di-mouse-over akan memberikan penjelasan seperlunya.

Ah, nggak usah banyak cerita. Silakan langsung unduh peta mudik 2008 dari TempoInteraktif.com sekarang juga.

Selamat mudik, hati-hati di jalan!

Oleh: kukuhku | September 26, 2008

Tips Pencarian dengan Google (Google Hack)

Google bisa dikatakan sebagai salah satu search engine terbesar dan terlengkap didunia, dan hampir sebagian besar pengguna internet termasuk di Indonesia pasti sering menggunakan fasilitas ini. Tapi apakah kita termasuk pengguna yang hanya mengetikkan langsung kata/kalimat pencarian di search engine nya ? atau maksimal hanya menggunakan fasilitas tanda petik? atau kita sudah berkali-kali melakukan pencarian tetapi hasilnya tidak memuaskan ? Apakah ketika mencari file pdf anda sudah biasa dengan menambahkan pencarian dengan filetype:pdf ?

google search

Hampir semua [top] search engine menyediakan fasilitas customisasi pencarian, termasuk google. Tetapi sebagian pengguna mungkin tidak atau belum memanfaatkan fasilitas ini. Walaupun fasilitas yang disediakan sangat banyak, minimal kita tahu dan bisa menggunakan beberapa fasilitas yang cukup penting. Misalnya :

  • Ketika mencari dua kata atau lebih, agar tepat sesuai kalimat yang ditulis, gunakan tanda petik
  • Agar tidak menampilkan hasil pencarian dengan kata tertentu, gunakan tanda minus (-), misalnya : download freeware -shareware
  • Kita bisa menggunakan google sebagai kalkulator ( arithmetic, persentasi, konversi unit dan sebagainya). Selengkapnya disini
  • Untuk mencari file tertentu tambahkan di pencarian filetype:tipe-file. Misalnya : komputer tutorial filetype:pdf or filetype:doc
  • Mencari definisi kata bisa digunakan define. Misalnya : define:blogging

Itu hanya sebagian kecil saja. Untuk selengkapnya, baca di www.googleguide.com atau bisa juga download Google guide quick reference dalam bentuk pdf disini. Jika ingin lebih praktis, gunakan saja google hack. Aplikasi sederhana untuk mempermudah pencarian melalui google.

google hack


Google Insight

Ingin tahu apa yang sering dicari di Internet? Jika hanya ingin mengetahui perbandingan kata-kata yang sering dicari melalui google, kita bisa menggunakan Google Trends, Ingin mengetahui 10 kata kunci yang sering dicari di setiap negara, bisa digunakan Google Zeitgeist. Tetapi saat ini Google Zeitgeist tidak menyertakan negara Indonesia.

Sedangkan dengan Goolge Trends, kita hanya bisa melihat hasilnya dengan memasukkan kata kunci terlebih dahulu. Bagaimana jika kita ingin mencari kata-kata kunci yang sering dicari melalui google ? Mengingat google merupakan mesin pencari terbesar di dunia.

Pernahkah terpikir untuk mencari hal-hal berikut ?

  • Mobil apa yang paling banyak di cari di negara A ?
  • Apakah yang paling banyak dicari di Indonesia ?
  • Di Kota C apa saja yang paling banyak dicari pengguna Internet?
  • Bagaimana perbandingan pencarian kata X di negara A,B dan C ?

Saat ini kita bisa mengetahui hal-hal tersebut berdasarkan informasi dari google, dengan fasilitas terbarunya. Fasilitas baru Google adalah Google Insights for search. Dengan Fitur ini, kita bisa mengetahui kata atau pencarian apa saja yang populer dengan berbagai opsi, seperti Negara mana, kota/propinsi mana, untuk kategori tertentu saja dan lainnya.

Selain mengetahui kata-kata kunci (keyword) yang sering dicari di sebuah kota atau negara tertentu, dengan Google Insight kita juga bisa membandingkan pencariannya untuk beberapa negara atau kota. Hasilnya akan disajikan dalam bentuk grafik maupun map/peta dengan tampilan yang cukup manarik.

Dibandingkan dengan Google Trends dan Google Zeitgeist, maka fitur ini lebih menarik. Untuk mengetahui seberapa perbandingan prosentase yang tampil (agar angka muncul di grafik), maka harus login dulu ke account google. Tetapi nilai yang tampil tidak menunjukkan berapa kali banyaknya pencarian, tetapi merupakan perbandingan pencarian dalam persen ( http://ebsoft.web.id )

Oleh: kukuhku | September 8, 2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.